TEKNOLOGI INTERNET DAN NEW MEDIA

Hasil gambar untuk technology internet of things


Anda yang merupakan generasi tahun 2000-an pastinya sudah tidak asing lagi dengan internet. Mungkin internet sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari. Segala macam informasi bisa didapatkan dengan memanfaatkan internet bahkan kemudahan komunikasi juga sudah sangat terjamin karenanya. Namun sudah tahukah Anda bagaimana teknologi internet bermula?Apa itu New Media? Maka simaklah ulasan mengenai internet berikut ini.

Sejarah Internet di Dunia

Pada tahun 1969 DARPA atau Departemen Pertahanan Amerika membuat sebuah riset agar bisa menghubungkan sejumlah komputer degan komputer lain hingga membentuk sebuah jaringan. Riset ini dikenal sebagai ARPANET. Hingga pada tahun 1970, riset ini telah berhasil menghubungkan 10 komputer sehingga saling terhubung dan membentuk sebuah jaringan.

Pada tahun 1972, dimana merupakan kemunculan teknologi internet pertama setelah jaringan yaitu email atau surat elektronik berkat kinerja Roy Tomlinson sebagai bagian dari program ARPANET. Keberhasilan ini secara cepat menyebar hingga pada tahun 1973 internet sederhana mulai diperkenalkan di luar Amerika Serikat.

Gambar terkait


Internet Dikatakan Sebagai Teknologi


Teknologi sendiri merupakan wujud perkembangan yang mampu mempermudah kehidupan manusia seperti dengan kemunculan mesin, alat, material, dan beragam proses yang menolong manusia. Adanya teknologi tidak lain juga disebabkan oleh ilmu pengetahuan yang selalu berkembang. Salah satu wujud keberadaan teknologi adalah penggunaan internet pada kehidupan sehari-hari. Hingga saat ini, banyak teknologi internet dengan berbagai inovasinya. Beragam aktivitas yang melibatkan internet secara kasat mata bisa Anda lihat.

Gambar terkait

Beragam Akses untuk Terhubung Internet

Akses pada teknologi internet ini tidak lain disebabkan oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, banyak akses yang bisa digunakan serta banyak perangkat yang juga memiliki cara tersendiri untuk bisa dimanfaatkan. Berikut macam-macam akses ke internet yang harus Anda ketahui.

·         Jaringan LAN
Teknologi internet yang memanfaatkan jaringan yaitu dimana Anda akan bisa mengakses internet dengan menghubungkan komputer Anda ke komputer lain yang sudah terhubung ke jaringan internet.
·         Koneksi Dial Up
Untuk bisa terhubung ke jaringan internet terutama pada komputer Anda maka Anda membutuhkan adanya perangkat keras lain yaitu modem dan telepon. Saluran telepon digunakan untuk menghubungkan komputer Anda dengan ISP yang selanjutnya ia berfungsi untuk menghubungkannya ke internet. Sedangkan modem akan dibutuhkan guna merubah sinyal yang ada yaitu sinyal digital ke sinyal analog agar bisa dikirim ke saluran telepon
·         Teknologi ADSL (Asymetrical Digital Subscriber)
Teknologi ini bisa membantu Anda mengakses internet dengan bantuan kabel-kabel tembaga yang bisa menghubungkan Anda ke saluran telepon tanpa mengganggunya.
·         Jaringan WiFi (Wireless Fidelity)
Teknologi internet yang paling baru dimana tidak membutuhkan adanya kabel gar bisa terhubung. Namun ia memakai gelombang elektromagnetik dengan frekuensi yang tinggi sehingga bisa melakukan pengiriman data.
·         3G Third-Generation Technology
3G (dari bahasa Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000 untuk diaplikasikan pada jaringan telepon seluler. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga. Melalui 3G, pengguna telepon seluler dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video. 3G mengalahkan semua pendahulunya, baik GSM maupun GPRS. Beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang.
·         4G Fourth-Generation Technology
4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada standar generasi keempat dari teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G dan 2G. Sistem 4G menyediakan jaringan pita lebar ultra untuk berbagai perlengkapan elektronik, contohnya telepon pintar dan laptop menggunakan modem USB.
Terdapat dua kandidat standar untuk 4G yang dikomersilkan di dunia yaitu standar WiMAX (Korea Selatan sejak 2006) dan standar Long Term Evolution (LTE) (Swedia sejak 2009).
Di Indonesia, WiMAX pertama kali diluncurkan oleh PT. FirstMedia dengan merek dagang Sitra WiMAX sejak Juni 2010. Kemudian teknologi LTE pertama kali diluncurkan oleh PT. Internux dengan merek dagang Bolt Super 4G LTE sejak 14 November 2013.
·         5G Fifth Generation 
5G atau Fifth Generation (generasi kelima) adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut generasi kelima sebagai fase berikutnya dari standar telekomunikasi seluler melebihi standar 4G. Teknologi generasi kelima ini direncanakan akan resmi diliris untuk sistem operasi seluler pada 2020, sehingga saat ini masih terlalu dini untuk mengetahui akan seperti apa teknologi 5G tersebut.
Hasil gambar untuk technology internet of things

New Media(Media Baru)

Munculnya istilah media baru atau New Media di akhir tahun 1980-an membuat dunia media dan komunikasi terlihat sangat berbeda. Perkembangan media dari media konvensional hingga media baru atau New Media, turut mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia (aspek ekonomi, sosial dan budaya). Kehadiran New Media tidak lepas dari perkembangan teknologi yang sifatnya dinamis.

Ada beberapa hal yang dapat dipertanyakan terkait perkembangan media konvensional ke media baru, mulai dari audiensnya, genre media dan keterampilan produksi media, institusi media serta kontrol negara atau pemerintah terhadap media. Berikut indikasi perubahan terkait media baru:

·         Pergeseran dari Modernitas ke Postmodernitas, di tahun 1960-an terjadi perubahan struktural dalam masyarakat dan perekonomian serta perubahan budaya yang korelatif. Media baru dilihat sebagai penanda munculnya perubahan tersebut.
·         Proses globalisasi yang intensif, media baru dilihat sebagai elemen yang menyumbang batas-batas nasional dalam hal perdagangan, organisasi perusahaan, kebiasaan dan budaya serta identitas dan keyakinan.
·         Era industri manufaktur yang digantikan oleh era Postindustrial Barat, media baru melambangkan pergeseran dalam ketenagakerjaan, keterampilan serta investasi dan laba dalam produksi barang-barang material, juga penggunaan New Media untuk pelayanan dan industri informasi.
·         Desentralisasi, jaringan komunikasi baru yang tersebar, luas dan mampu melintasi batas, memfasilitasi mekanisme kekuasaan dan kontrol dari pusat kolonial Barat.

Karakteristik New Media:

1.       Jaringan (network): Karakteristik yang memiliki arti jaringan memiliki fungsi sebagai alat penghubung satu dengan yang lain dalam lingkup yang sempit, maupun luas. Sehingga, sebagai pengguna dapat dengan mudah terhubung satu sama lain dalam cangkupan yang tidak terbatas.
2.       Interaktivitas: Karakteristik yang berarti interaktivitas menandakan bahwa pengguna secara aktif dapat terlibat dengan melakukan proses secara langsung pada media, sehingga dapat dikatakan sebagai pengontrol.
3.       Digital: Karakteristik media digital merupakan peralihan dari media analog. Media digital lebih modern yang merubah data menjadi angka tanpa perlu mengubah menjadi obyek fisik terlebih dahulu, misalnya gambar, teks, suara, dan teks. Kegunaan digital untuk mempermudah dan mempercepat dalam mengakses data.
4.       Hipertekstual: Merupakan tautan berbentuk teks yang menyediakan jaringan untuk dapat terhubung dengan teks lain. Media baru menggunakan hiperteks untuk mempermudah pengguna untuk mencari informasi yang sama atau berkaitan secara cepat, sehingga dapat mengakses informasi lebih banyak.
5.       Virtual: Media baru menggambarkan sesuatu yang nyata menjadi virtual. Virtual diartikan sebagai fitur budaya postmodern, sehingga masyarakat sudah maju secara teknologi karena memiliki aspek pengalaman sehari-hari yang disimulasikan secara teknologi.
6.       Simulasi: Media baru mengatakan simulasi sebagai imitasi dan representasi. Simulasi dapat menghadirkan proses tiruan terhadap obyek atau peristiwa tertentu atau dalam hal ini dunia nyata direpresentasikan dalam dunia maya dan difasilitasi oleh teknologi yang digunakan.

Dimasa depan saya berkeinginan untuk membuat suatu aplikasi “FMusic School”, dimana itu akan mengasah bakat dan membantu mengajarkan si pengguna dalam bernyanyi dan bermain alat musik. Dimana dalam aplikasi tersebut akan diajarkan teknik” dasar dan lanjutan dalam memainkan alat musik dan vocal bernyanyi. Seperti Ruangguru, Zenius, dan Quipper school aplikasi ini akan diajarkan langsung oleh tutor” yang sesuai dengan bidangnya melalui online video.








Comments

Popular posts from this blog

Memori dan Manajemen Memori

Perbandingan Software Blender dan Skethup Serta Review Desain Rumah

ILMU SOSIAL DASAR 2